Saatnya Pesta Buku

20 08 2009

PestaBukuMateri: Graph (graf)

Waktu menunjukkan pukul 4 sore. Putra tiba di lantai 6 gedung Gradia di bilangan Jakarta, tempat penyelenggaraan book fair. Book fair ini menyediakan buku-buku bermutu dengan diskon yang cukup menggiurkan. Bagi Putra yang pecinta buku, datang ke book fair termasuk kegiatan yang menyenangkan.

Putra segera saja memasuki sebuah ruangan besar. Di dalamnya, ia melihat banyak sekali buku-buku tersusun rapi. Para pengunjung terlihat lalu-lalang mencari buku sesuai keinginan hatinya. Sebelum melangkahkan kakinya lebih jauh, Putra melihat denah ruangan book fair. Gambaran denah tersebut dalam bentuk graph (graf) adalah sebagai berikut.

GraphGradia

Graph (graf) dari book fair

Putra ingin berjalan melewati semua jalan pengunjung (jalan pengunjung disimbolkan oleh garis atau edge dalam graph), hanya satu kali saja dan posisinya setelah selesai mengitari ruangan besar ini adalah tepat di posisi saat ini ia berdiri. Dengan melewati jalan pengunjung tepat satu kali, Putra bisa menghemat waktunya karena ia tidak perlu bolak-balik dan melewati jalan pengunjung yang sama lebih dari satu kali. Dengan posisi akhir sama dengan posisi awal, Putra bisa langsung menuju pintu keluar. Bisakah Putra melakukannya?

Read the rest of this entry »





Ide Luar Biasa dari Object-Oriented Programming

6 08 2009

Mengapa konsep Object-Oriented Programming (disingkat OOP) atau pemrograman berorientasi objek merupakan ide yang luar biasa dalam dunia programming?

Dalam dunia programming, Object-Oriented Programming menekankan pemecahan masalah pada interaksi beberapa object yang saling bekerja sama. Object dalam OOP dimodelkan dengan benda-benda dalam dunia nyata di sekitar kita dan dipandang sebagai sebuah komponen program.

Dalam keseharian, kita mengenal object sebagai semua hal yang ada hal yang ada di dunia nyata, baik itu nyata atau abstrak. Contoh object yang bersifat nyata dan ada di sekitar kita adalah hewan, mobil, televisi, sepeda, radio,dan masih banyak lainnya. Sedangkan contoh objek yang bersifat abstrak adalah jadwal keberangkatan kereta api, daftar mata kuliah, daftar NPM (Nomor Pokok Mahasiswa), dan masih banyak lainnya. Object yang kita lihat tentunya memiliki cirri-ciri atau karakteristik yang melekat pada dirinya sendiri seperti ukuran, warna, tinggi, dan bentuk yang disebut attribute. Selain itu, object yang kita kenal juga mempunyai tingkah laku dan kemampuan untuk melakukan suatu tindakan, berasal dari dalam dirinya sendiri, yang disebut behavior seperti mobil bergerak, hewan tidur, NPM diganti, suatu mata kuliah dibatalkan, dan lampu dimatikan.

Sebagai contoh, kita akan menggunakan object radio untuk menjelaskan attribute dan behavior miliknya.

ObjectRadio

Gambar 1. Object Radio.

BehaviorAndAttributeTableJika kita perhatikan di dunia nyata, object radio dengan attribute dan behavior tertentu dibuat berdasarkan sebuah rancangan yang tepat dan baik. Rancangan ini sebagai cetak-biru (blue-print) dari object radio bisa saja menghasilkan jumlah object lebih dari satu. Dari satu rancangan yang sama, kita bisa saja menghasilkan Read the rest of this entry »





Lupakan Password Lama

15 07 2009

kataKunciMateri: Aturan Hasilkali

Sudah cukup lama Putra tidak meng-update password Single sign-On UI atau SSO UI. Tidak lama lagi password miliknya akan expired. Selagi masih ingat, Putra mencoba mengganti password lamanya dengan password yang baru.
Ada ketentuan dalam penggantian password yang harus dipatuhi. Ketentuan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Panjang password yang diperbolehkan minimal 6 karakter dan maksimal 12 karakter.
  2. Karakter yang diperbolehkan adalah huruf kecil a s.d. z, huruf besar A s.d. Z, dan angka 0 s.d. 9.
  3. Password baru tidak boleh sama dengan password lama.

Putra ingin memiliki password dengan panjang tujuh karakter dengan tiga karakter awal berupa huruf dan sisanya berupa angka. Berapa banyak kemungkinan password yang bisa dibuat Putra?

Read the rest of this entry »





Santai di Bukuwajah.com

2 07 2009

bukuwajahMateri: Kalimat Berkuantor

Putra begitu menikmati waktu santai di laboratorium komputer. Matanya begitu tajam menatap layar monitor sebuah komputer. Tangannya asyik bergerak mengetik sesuatu atau menekan tombol mouse. Sesekali senyum tergambar di wajahnya. Apakah yang sebenarnya sedang dilihat Putra?

Sebuah situs jejaring sosial bernama bukuwajah.com telah menyihir Putra sehingga ia bisa tersenyum aneh sendirian di depan komputer. Putra tidak sendirian. Bukuwajah.com juga menyihir jutaan manusia termasuk sivitas akademika UI. Kepopulerannya bahkan membuat mahasiswa UI lebih sering mengakses bukuwajah.com daripada website pembelajaran akademis. Bisa dibilang, bukuwajah.com menjadi gaya hidup tersendiri saat ini.

Fajar kemudian datang menghampiri Putra. Fajar adalah anak Fasilkom, satu angkatan dengan Putra. Terjadilah percakapan antara keduanya.

“Hai Putra! Lagi ngapain nih?” Sapa Fajar.
“Lagi bukuwajah-an. Tepatnya lagi ngisi quiz yang aneh dan gak jelas. Gak banget deh.” Jawab Putra sambil tersenyum kecil.
“Hah… ==’ Udah tau tuh quiz gak penting, masih diisi aja.”
“Namanya juga lagi nyantai. Hehehe…^^; Lu kok ga online di bukuwajah?” Tanya Putra.
“Lagi malas ah.”
“Eh, jar. Ada yang bikin gw penasaran. Apakah semua anak Fasilkom memiliki akun bukuwajah?!” Tanya Putra serius.
“Klo menurut gw sih, semua anak Fasilkom memiliki akun bukuwajah.com.”
“Hmm…” Gumam Putra.

Putra kemudian berpikir tentang pernyataan Fajar yang berbunyi “semua anak Fasilkom memiliki akun bukuwajah.com”. Bagaimana jika pernyataan tersebut salah?

Read the rest of this entry »





Flash Disk Gw Hilang?

11 06 2009

Materi: Inferensi Logika

Pagi itu, kawasan UI bersahabat dan menyenangkan. Kicauan burung menemani cuaca yang cukup cerah. Mentari terlihat tersenyum, membangunkan manusia untuk beraktifitas. Langit tampak biru dihiasi awan berarak yang jalannya tampak sangat lambat. Tetesan air yang jatuh dari ujung daun seolah-olah sedang berdzikir menyebut Asma Allah. Semuanya masih segar. Inilah salah satu kenikmatan di pagi hari setelah terbitnya mentari.

Putra berjalan menyusuri jalan kecil ditemani pepohonan hijau menuju Fasilkom. Berangkat ke kampus hijau UI saat pagi hari memang menyenangkan baginya. UI yang hutannya masih lebat ini memiliki udara yang segar dan sejuk. Putra tampak senang dengan kondisi di lingkungan kampusnya. Betapa tentram dan tenang jiwanya.

Tiba-tiba Putra menghentikan langkahnya. Ada sesuatu mengganjal pikirannya. Sejenak ia berpikir. Lalu ia segera melihat-lihat isi tasnya. Putra tersadar bahwa ada sesuatu benda yang tertinggal. Benda itu adalah flash disk atau disingkat fd yang berharga. Ternyata, fd miliknya tertinggal di kosan. Akan tetapi, Putra lupa dimana ia meletakkannya.
Setelah mengingat-ingat, ada beberapa yang dipastikan olehnya.

  1. Jika fd Putra ada di meja ruang santai di kosan, Putra pasti sudah melihatnya ketika sarapan pagi.
  2. Putra menggunakan laptop di kamar atau di ruang santai kosan.
  3. Jika Putra menggunakan laptop di kamar kosan, Putra pastilah meletakkan fd di laci meja kamar.
  4. Putra tidak melihat fd ketika sarapan pagi.
  5. Jika Putra menggunakan laptop di ruang santai, fd Putra pastilah ada di meja ruang santai.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dimana ya letak fd Putra?

Dimana ya?
Point-point yang diketahui Putra di atas dinyatakan terlebih dahulu dengan simbol-simbol logika untuk memudahkan permasalahan.

p: fd Putra ada di meja ruang santai di kosan
q: Putra melihat fd miliknya ketika sarapan pagi
r: Putra menggunakan laptop di kamar kosan
s: Putra menggunakan laptop di ruang santai
t: Putra meletakkan fd di laci meja kamar

Metode inferensi logika diperlukan dalam kasus ini. Metode ini menurunkan kesimpulan berdasarkan hipotesis yang ada tanpa harus menggunakan tabel kebenaran.

Pernyataan-pernyataan di atas dapat disimbolkan sebagai berkut.
(1) p→ q
(2) r V s
(3) r → t
(4) ⌐q
(5) s → p

Inferensi logika yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.inferensi logika 1inferensi logika 2Penjelasan dari inferensi logika di atas adalah sebagai berikut. Kesimpulan (1) mengatakan fd Putra tidak ada di meja ruang santai di kosan.. Kesimpulan (2) mengatakan Putra tidak menggunakan laptop di ruang santai. Kesimpulan (3) mengatakan Putra menggunakan laptop di kamar kosan. Ketiga kesimpulan ini belum menunjukkan letak fd Putra. Kita harus mencari kesimpulan yang lain. Akhirnya kesimpulan berikutnya memberikan informasi letak fd Putra yang sesungguhnya. Fd Putra terletak di laci meja kamar berdasarkan informasi kesimpulan (4).

Sesampainya di kosan, benar saja fd miliknya terletak di laci meja kamar. Duh, Putra lupa memasukkan kembali fd-nya ke dalam tas. Repot juga ya jika ada barang penting tertinggal, mau tidak mau harus kembali untuk mengambilnya.

Hari masih pagi. Perjalanan ditemani mentari pagi dan pepohonan rindang dilanjutkan. Langkah kaki Putra tertuju ke tempat menuntut ilmu. Dalam hatinya berharap Allah akan memudahkan langkah-langkahnya menuju jannah di kemudian hari.

Akhir kata, tetap semangat!





Yeah, Nilai Gw 80

8 06 2009

nilai80Materi: Kalimat Implikasi

Putra tampak senang hari ini. Wajahnya berseri. Senyuman hadir di kedua bibirnya. Hal apa yang membuat Putra bahagia?
Ternyata Putra baru saja mendapatkan hasil di mata kuliah Java Programming. Nilainya cukup memuaskan hatinya. Tiba-tiba ia teringat akan ucapannya terhadap temannya.
Berikut adalah ucapan janjinya.

“Jika gw dapat nilai lebih dari 85 di kuis 1 Java Programming,
lu akan gw traktir omelet mie”

Kenyataannya nilai Putra hanyalah 80. Apa yang sebaiknya dilakukan Putra?

Read the rest of this entry »